Glosarium sewa skuter Bali
Kamus singkat istilah yang akan Anda temui saat menyewa skuter di Bali: dokumen SIM (IDP, SIM, STNK), bensin (Pertalite, Pertamax), tipe motor (CVT, manual, ABS), dan istilah sewa (deposit, masa tenggang).
International Driving Permit (IDP)
Dokumen yang diterbitkan di negara asal Anda, berisi terjemahan SIM Anda dan daftar kategori kendaraan yang dicakupnya. Untuk skuter di Bali, dokumen ini harus mencakup kategori sepeda motor.
SIM
Surat Izin Mengemudi Indonesia. SIM C adalah SIM untuk sepeda motor.
STNK
Surat Tanda Nomor Kendaraan. Surat ini harus disimpan bersama motor, dan polisi bisa memintanya.
Pertalite
Bensin umum di Indonesia (RON 90) yang dijual di SPBU Pertamina. Banyak skuter memakainya.
Pertamax
Bensin Indonesia beroktan lebih tinggi (RON 92), biasanya dipakai untuk motor yang lebih baru dan lebih besar. Tanyakan ke tempat sewa bensin apa yang dibutuhkan motor Anda.
Pertamina
Perusahaan bahan bakar nasional. SPBU-nya adalah tempat paling bisa diandalkan untuk membeli bensin.
Bensin botol pinggir jalan
Bensin yang dijual dalam botol di warung kecil. Kualitasnya bervariasi, jadi pakai SPBU kalau bisa.
Matic (CVT)
Transmisi skuter tanpa kopling atau gigi yang perlu dipindah. Anda tinggal memutar gas dan motor menyesuaikan sendiri. Kebanyakan skuter di Bali adalah matic.
Manual
Motor dengan kopling dan gigi. Motor trail dan motor sport biasanya manual dan butuh pengalaman.
ABS
Anti-lock braking system, sistem yang membantu mencegah roda terkunci saat Anda mengerem keras, terutama di jalan basah.
Pillion
Jok penumpang di sepeda motor, atau penumpang yang duduk di situ.
Deposit
Sejumlah uang yang Anda tinggalkan di awal sewa. Uang ini dikembalikan saat motor kembali dalam kondisi yang disepakati.
Masa tenggang
Waktu singkat setelah jam pengembalian yang disepakati di mana tidak ada biaya tambahan. Di tempat kami empat jam.
Musim hujan dan musim kemarau
Musim hujan di Bali berlangsung kira-kira dari November sampai Maret, dan musim kemarau dari April sampai Oktober.